Indonesia English


Islam janganlah dihayati sebagai ideologi alternatif. Ia harus dilihat sebagai hanya salah satu elemen ideologis yang melengkapi bangunan keindonesiaan yang telah terbentuk.

Opinion

  • Kula Ndherek, Gus

    ADALAH Edy Yurnaedi almarhum. Suatu siang, pada 1987, wartawan Majalah Amanah itu bergegas masuk ke ruang redaksi di Jalan Kramat VI Jakarta. Dengan wajah gembira dia meminta beberapa redaktur, di antaranya saya, mendengarkan laporannya. Dia baru selesai mewancarai KH Abdurrahman Wahid di Kantor PBNU. Topik wawancaranya adalah pluralitas internal umat Islam Indonesia.

  • Warisan Gus Dur

    Gus Dur telah tiada. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran yang saya peroleh dari sahabat dan mahaguru yang sangat saya hormati, kagumi, dan cintai itu. Dari Gus Dur, saya mewarisi wawasan kearifan mengenai makna kenegaraan, keagamaan, dan kemanusiaan dalam hakikat yang murni dan sejati.

  • Imlek, Valentine, dan Gus Dur

    Selamat hari raya Imlek bagi yang merayakan. Begitu istimewa perayaan Imlek kali ini, yang tepat pada 14 Februari 2010, bersamaan dengan Hari Kasih Sayang, Valentine's Day. Berkat kasih sayang dan perjuangan (alm) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) semasih menjabat presiden ke-4 Republik Indonesia, warga etnik Tionghoa di Indonesia bisa merayakan Imlek dengan terbuka tanpa ancaman.