Sebuah Perspektif Nasi Tumpeng

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Seorang ibu dari Semarang punya kasus yang lucu. Setiap tahun ia mendapat undangan ke Istana Merdeka. Mungkin sebagai pahlawan (yang masih hidup) atau keluarganya, mungkin juga karena sebab lain. Nah, pada tahun 1981, ia membungkus nasi tumpeng buatan Istana, dan menyimpannya di rumah – hingga hari ini. Para tentangga tertawa melihat ia …

Sebuah Perspektif Nasi Tumpeng Read More »