budaya

Sebuah Perspektif Nasi Tumpeng

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Seorang ibu dari Semarang punya kasus yang lucu. Setiap tahun ia mendapat undangan ke Istana Merdeka. Mungkin sebagai pahlawan (yang masih hidup) atau keluarganya, mungkin juga karena sebab lain. Nah, pada tahun 1981, ia membungkus nasi tumpeng buatan Istana, dan menyimpannya di rumah – hingga hari ini. Para tentangga tertawa melihat ia …

Sebuah Perspektif Nasi Tumpeng Read More »

Arabisasi, Samakah dengan Islamisasi?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Beberapa tahun yang lampau, seorang ulama dari Pakistan datang pada penulis di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta. Pada saat itu, Benazir Buttho masih menjabat Perdana Menteri Pakistan. Permintaan orang alim itu adalah agar penulis memerintahkan semua warga NU untuk membacakan surah Al-Fatihah bagi keselamatan Bangsa Pakistan. Mengapa? Karena mereka …

Arabisasi, Samakah dengan Islamisasi? Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam acara NU (Nahdlatul Ulama)/PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan beberapa pesantren di Kalimantan Se­latan, serta orasi budaya dalam Konferensi Besar Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Samarinda, Penulis melihat sebuah fenomena yang sangat menarik. Di tiap tempat, penulis selalu disuguhi pagelaran qasidah shalawat badar, bahkan di acara lainnya justru orang-­orang non­muslim …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1) Read More »