ideologi

NU dan Negara Islam (2)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Ketika berada di Makassar pada minggu ketiga bulan Februari 2003, penulis diwawancarai oleh TVRI di studio televisi kawasan tersebut, yang di-relay oleh studio-­studio TVRI seluruh Indonesia Timur. Penulis memulai wawancara itu dengan menyatakan, menyadari sepenuhnya bahwa masih cukup kuat sekelompok orang yang menginginkan negara Islam (NI). Pengaruh almarhum Kahar Mudzakar [1] yang …

NU dan Negara Islam (2) Read More »

NU dan Negara Islam (1)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Sebuah pertanyaan diajukan kepada penulis: apakah reaksi NU (Nahdlatul Ulama) terhadap gagasan Negara Islam (NI), yang dikembangkan oleh beberapa partai politik yang menggunakan nama tersebut? [1] Pertanyaan ini sangat menarik untuk dikaji terlebih dahulu dan dicarikan jawaban yang tepat atasnya. Ini berarti, keingintahuan akan hubungan NU dan keadaan bernegara yang kita …

NU dan Negara Islam (1) Read More »

Negara Berideologi Satu, Bukan Dua

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Selama beberapa tahun terakhir ini, ada suara-­suara untuk menjadikan Islam sebagai ideologi negara, yaitu sebagai pengganti Pancasila. Menurut pandangan penulis, hal itu terjadi akibat terjadi penyempitan pandangan mengenai Pancasila itu sendiri, yaitu pengertian Pancasila hanya menurut mereka yang berkuasa. Ini berarti pemahaman Pancasila melalui satu jurusan belaka, yaitu jurusan melestarikan kekuasaan. …

Negara Berideologi Satu, Bukan Dua Read More »

Kaum Muslimin dan Cita-Cita

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Soal cita­-cita kaum muslimin, tentu saja harus dipresentasikan dengan mendalam. Ini sesuai dengan kenyataan, bahwa kaum muslimin terbagi dalam dua kelompok besar. Ada kaum muslimin yang menjadi gerakan Islam, ada pula yang hanya ingin menjadi warga negara tempat mereka hidup, tanpa menjadi warga gerakan apa pun di dalamnya. Dalam hal ini …

Kaum Muslimin dan Cita-Cita Read More »

Ideologi, Perikemanusiaan, dan Manusia

Di waktu jaya-jayanya pemerintahan Orde Baru, penulis dan teman-teman mendirikan Forum Demokrasi. Dalam forum itu bergabung aneka ragam manusia dengan ideologi masing-masing. Ada yang berideologi sosialistik, nasionalistik, dan bahkan berideologi humanistik (perikemanusiaan). Forum ini oleh sementara kalangan intern, dianggap tidak efisien dan kurang mencapai hasil. Di sisi lain oleh pemerintahan Orde Baru, forum ini dianggap …

Ideologi, Perikemanusiaan, dan Manusia Read More »

Reideologisasi dan Retradisionalisasi dalam Politik

Oleh: Abdurrahman Wahid Tahun-tahun setelah Perang Dunia II mengumandangkan sebuah perkembangan baru dalam percaturan politik: deideologisasi dalam lingkup sangat luas. Ideologi-ideologi besar di dunia harus memberikan tempat kepada pemunculan kehidupan politik tanpa ideologi. Kalaupun ideologi masih dipertahankan, ia hanyalah sebagai semacam formalitas yang tidak meyakinkan siapa pun. Segera setelah sekian puluh negeri terjajah berhasil memerdekakan …

Reideologisasi dan Retradisionalisasi dalam Politik Read More »

Republik Bumi di Surga: Sisi Lain Motif Keagamaan di Kalangan Gerakan Masyarakat

Reformisme dalam Gerakan Keagamaan Gambaran umum tentang gerakan masyarakat (istilah lain untuk ‘gerakan non pemerintah’, yang di negeri ini mengandung konotasi konflik faktual atau potensial dengan pemerintah) yang didorong oleh motif keagamaan meliputi spektrum yang membentang antara dua titik diametral di satu pihak, kecenderungan untuk mewujudkan sebuah ‘Kerajaan Tuhan’ di muka bumi, dan di pihak …

Republik Bumi di Surga: Sisi Lain Motif Keagamaan di Kalangan Gerakan Masyarakat Read More »