NU

NU dan Terorisme Berkedok Islam

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam sebuah konferensi internasional, penulis diminta memaparkan pandangannya mengenai terorisme yang tengah terjadi, seperti peledakan bom di Bali dan perbuatan-perbuatan lain yang serupa. Penulis jadi teringat pada penggunaan nama Islam dalam kerusuhan-kerusuhan di Ambon dan Poso, serta peristiwa terbunuhnya para ulama dalam jumlah besar dalam kasus “santet di Banyuwangi”. Tentu saja …

NU dan Terorisme Berkedok Islam Read More »

Ulil dengan Liberalismenya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Ulil Abshar Abdalla adalah seorang muda Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari lingkungan “orang santri”. Istrinya pun dari kalangan santri, yaitu putri budayawan Muslim Mustofa Bisri, sehingga kredibilitasnya sebagai seorang santri tidak pernah dipertanyakan orang. Mungkin juga cara hidupnya masih bersifat santri. Tetapi ada hal yang membedakan Ulil dari orang-­orang pesantren …

Ulil dengan Liberalismenya Read More »

NU dan Negara Islam (2)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Ketika berada di Makassar pada minggu ketiga bulan Februari 2003, penulis diwawancarai oleh TVRI di studio televisi kawasan tersebut, yang di-relay oleh studio-­studio TVRI seluruh Indonesia Timur. Penulis memulai wawancara itu dengan menyatakan, menyadari sepenuhnya bahwa masih cukup kuat sekelompok orang yang menginginkan negara Islam (NI). Pengaruh almarhum Kahar Mudzakar [1] yang …

NU dan Negara Islam (2) Read More »

NU dan Negara Islam (1)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Sebuah pertanyaan diajukan kepada penulis: apakah reaksi NU (Nahdlatul Ulama) terhadap gagasan Negara Islam (NI), yang dikembangkan oleh beberapa partai politik yang menggunakan nama tersebut? [1] Pertanyaan ini sangat menarik untuk dikaji terlebih dahulu dan dicarikan jawaban yang tepat atasnya. Ini berarti, keingintahuan akan hubungan NU dan keadaan bernegara yang kita …

NU dan Negara Islam (1) Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam acara NU (Nahdlatul Ulama)/PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan beberapa pesantren di Kalimantan Se­latan, serta orasi budaya dalam Konferensi Besar Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Samarinda, Penulis melihat sebuah fenomena yang sangat menarik. Di tiap tempat, penulis selalu disuguhi pagelaran qasidah shalawat badar, bahkan di acara lainnya justru orang-­orang non­muslim …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1) Read More »

Islam: Apakah Bentuk Perlawanannya?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada pertengahan bulan Mei 2002, penulis menyampaikan penilaiannya atas diri KH. A. Mutamakkin dalam sebuah seminar yang berlangsung di IAIN (UIN, red) Syarif Hi­dayatullah, Ciputat. Pendapat itu dikemukakan dalam seminar untuk menyambut terbitnya sebuah buku [1] tentang diri beliau, yang memang benar-­benar merupakan karya berbobot ilmiah dan melihat peranan beliau dari berbagai …

Islam: Apakah Bentuk Perlawanannya? Read More »

Islam: Agama Populer ataukah Elitis?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada tahun­ 50­an dan 60­an, di Mesir terjadi perdebatan sengit tentang bahasa dan sastra Arab, antara para eksponen modernisasi dan eksponen tradisionalisasi. Dr. Thaha Husein [1], salah seorang tuna netra yang pernah menjabat menteri pendidikan dan pengajaran serta pelopor modernisasi, menganggap bahasa dan sastra Arab harus mengalami moderni­sasi, jika diinginkan ia …

Islam: Agama Populer ataukah Elitis? Read More »

NU, PKB, dan Dialog

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Nahdlatul Ulama (NU) dalam tulisan ini adalah perkumpulan agama yang berdiri sejak 1926. Namun NU telah beraktivitas sejak 1913 ketika KH A Wahab Chasbullah dari Tambak Beras, Jombang, mendirikan Syarikat Islam (SI) cabang Mekkah. Saat itu, Wahab Chasbullah, sepupu KH M Hasyim Asy’ari dari Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, yang juga gurunya sewaktu   menjadi santri di Tebuireng, melaksanakan hal itu bersama …

NU, PKB, dan Dialog Read More »

DDI dan Penyimpangan Politik NU

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam perjalanan sejarahnya, Darul Dakwah wal-Irsyad (DDI) yang tersebar dalam ratusan madrasah di Sulawesi Selatan memiliki sejarah yang sangat menarik untuk diperhatikan. Salah seorang penggedenya, Abdul Muis Kabry, tadinya adalah anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Malang. Karena menjadi anggota salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), kemudian dia terlibat …

DDI dan Penyimpangan Politik NU Read More »

Sang Tokoh dan Lawan-Lawan Politiknya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Sang tokoh yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah ayah penulis, KH A Wahid Hasjim. Dalam usia muda, yaitu 39 tahun, beliau meninggal dunia di RS Boromeus, Bandung, karena kecelakaan mobil di Cimindi, pinggiran Kota Bandung. Ia meninggal dunia dalam usia semuda itu sehabis Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang, dalam perjalanan …

Sang Tokoh dan Lawan-Lawan Politiknya Read More »