gus dur

Sapa Suru Datang Jakarta

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Judul di atas diambil dari sebuah judul nyanyian yang sangat terkenal, menceritakan seorang perantau daerah yang mengalami nasib sial, dan hidup tidak beruntung di ibu kota negeri ini. Seolah-olah orang itu, “cari penyakit” dengan merantau ke ibu kota, dengan meninggalkan daerah kelahiran. Artinya, tinggal di ibu kota tidak lebih baik daripada …

Sapa Suru Datang Jakarta Read More »

Pembebasan melalui Pendidikan: Punyakah Keabsahan?

(Tinjauan Sepintas atas Sebuah Pendekatan) Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Kita sudah lama diyakinkan oleh sebuah kesimpulan bahwa pendidikan adalah wahana terpenting untuk mencapai kemerdekaan. Sejarah telah membuktikan hal itu jika para pemimpin perjuangan kemerdekaan di berbagai negara jajahan memulai kegiatan mereka dari bidang pendidikan. Dari Rabindranath Tagore yang mendendangkan kejayaan dan kehormatan negerinya –dan dengan …

Pembebasan melalui Pendidikan: Punyakah Keabsahan? Read More »

Inul, Rhoma, dan Saya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada awalnya kasus Inul lepas dari perhatian penulis, namun kemudian Rhoma Irama, -yang oleh penulis biasa dipanggil “Bang Haji”- menurut berita meminta kepada beberapa stasiun televisi dan beberapa jenis media lain untuk tidak menyiarkan/menayangkan Inul melakukan “pemboran”. Penulis tidak tahu efektivitas tindakan Bang Haji itu. Kemudian Sastro Ngatawi pada suatu hari …

Inul, Rhoma, dan Saya Read More »

Islam: Punyakah Konsep Kenegaraan?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Salah satu yang menarik dari pengangkatan para menteri Kabinet Pembangunan IV adalah nama Munawir Djadzali untuk jabatan menteri agama. Karena ia menggabungkan dalam dirinya beberapa latar belakang: pendidikan agama semasa muda, perhatian ilmiah tentang Islam (melalui kajian di luar negeri) dan karir diplomatik. Seolah-olah, dengan itu terkumpul beberapa unsur yang akan …

Islam: Punyakah Konsep Kenegaraan? Read More »

Dicari: Keunggulan Budaya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Ada sebuah prinsip yang selalu dikumandangkan oleh mereka yang meneriakkan kebesaran Islam: “Islam itu unggul, dan tidak dapat diungguli“ (Al-Islam Ya’iu wala Yu’la Alahi). Dengan pemahaman mereka sendiri, lalu mereka menolak apa yang dianggap sebagai “kekerdilan” Islam dan kejayaan orang lain. Mereka lalu menolak peradaban-peradaban lain dan menyerukan sikap “mengunggulkan“ Islam secara …

Dicari: Keunggulan Budaya Read More »

NU dan Islam di Indonesia Dewasa Ini

Oleh: Abdurrahman Wahid Walaupun muncul cukup banyak tulisan tentang Nahdlatul Ulama (NU), namun belum ada tulisan yang secara tuntas menyoroti organisasi sosial-keagamaan ini melalui beberapa pendekatan yang saling berkait. Umumnya tulisan itu hanya menekankan satu atau dua aspek tertentu saja, sehingga sering kali terjebak oleh penonjolan aspek-aspek yang menjadi fokusnya, dan mengecilkan aspek-aspek lain yang …

NU dan Islam di Indonesia Dewasa Ini Read More »

Universalisme Islam dan Kosmopolitanisme Peradaban Islam

Oleh: Abdurrahman Wahid Universalisme Islam menampakkan diri dalam berbagai manifestasi penting dan yang terbaik adalah dalam ajaran-ajarannya. Rangkaian ajaran yang meliputi berbagai bidang, seperti hukum agama (fiqh), keimanan (tawhid), etika (akhlaq, sering kali disempitkan oleh masyarakat hingga menjadi hanya kesusilaan belaka) dan sikap hidup, menampilkan kepedulian yang sangat besar kepada unsur-unsur utama dari kemanusiaan (al-insaniyyah). Prinsip-prinsip seperti persamaan …

Universalisme Islam dan Kosmopolitanisme Peradaban Islam Read More »