ideologis

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (5)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam perjalanan menuju Banjarmasin, di pagi hari, penulis mengikuti siaran warta berita televisi di ruang tunggu pesawat Mandala. Ditayangkan di televisi itu peringatan Tabot di Bengkulu, yang diselenggarakan untuk menghormati Syekh Burhanudin [1] yang hidup di kawasan itu pada akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18 Masehi. Karena dijelaskan dalam pemberitaan …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (5) Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (4)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam upacara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa untuk bidang humaniora di Universitas Soka Gakkai, Tokyo, baru-­baru ini, penulis mengemukakan dalam sambutannya bahwa sebuah tradisi baru telah dimulai di Asia. Di samping PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang membawa moralitas keagamaan dalam kehidupan politik suatu bangsa, kita melihat hal yang sama dilakukan Partai …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (4) Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (3)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Beberapa partai politik masih mencantumkan Islam sebagai asas/dasar organisasinya, begitu juga beberapa perkumpulan lain yang non­politis. Ketika hal itu ditanyakan pada penulis, maka jawabannya adalah biar saja, karena itu adalah ke hendak mereka. Si penanya mengemukakan: aneh sekali, Anda dari dahulu selalu menentang negara Islam, mengapakah partai politik yang berasaskan Islam …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (3) Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (2)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada waktu penulis berkunjung ke Pusat Persatuan Muslim Tiongkok, penulis menyatakan persamaan antara kaum muslimin Tiongkok dan Indonesia. Kedua negeri ini diatur oleh Undang-­Undang Dasar (UUD) yang tidak mencantumkan Islam sebagai dasar negara. Dalam struktur seperti itu, Islam tidak berfungsi sebagai hukum negara, melainkan sebagai jalan hidup masyarakat. Demikian halnya dengan …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (2) Read More »

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1)

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam acara NU (Nahdlatul Ulama)/PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan beberapa pesantren di Kalimantan Se­latan, serta orasi budaya dalam Konferensi Besar Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Samarinda, Penulis melihat sebuah fenomena yang sangat menarik. Di tiap tempat, penulis selalu disuguhi pagelaran qasidah shalawat badar, bahkan di acara lainnya justru orang-­orang non­muslim …

Islam: Ideologis ataukah Kultural? (1) Read More »