Tulisan

Akan Jadi Apakah Para Raja?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Kata “Raja” di Maluku, terutama Ambon, berarti kepala kampung/desa. Ada yang perempuan, ada pula yang laki-laki; berfungsi sebagai pemimpin masyarakat dan sangat berpengaruh secara adat di lingkungan masyarakat mereka. Pergaulan mereka dengan rakyat yang dipimpin sangatlah erat, dan boleh dikata merekalah yang menjadi penentu (decision maker). Kalau para Raja dan berbagai dusun/desa …

Akan Jadi Apakah Para Raja? Read More »

Diperlukan Spiritualitas Baru

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada minggu terakhir bulan September 2002, penulis diminta hadir pada sebuah pertemuan untuk membentuk sebuah Dewan Agama, yang akan menjadi organisasi penasehat bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Penulis yang seharusnya tidak berangkat, karena situasi di tanah air yang sangat sensitif, menganggap pertemuan tersebut sangat penting, hingga penulis datang ke …

Diperlukan Spiritualitas Baru Read More »

Sebuah Catatan tentang Sebuah Metode

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Metode yang dimaksudkan oleh judul di atas adalah metode yang digunakan dalam penulisan buku Pandangan Umum atas Sejarah Fiqh Islam (Nazzarah ‘Ammah Fi Tarikh al-Fiqh al-Islami), oleh Syekh ‘Ali Hasan ‘Abdulqadir [1]. Sebagai seorang sarjana dan ulama terkemuka, beliau memiliki “credentials” yang cukup meyakinkan, bila ditinjau dari sudut ilmiah, karena termasuk …

Sebuah Catatan tentang Sebuah Metode Read More »

Apa yang Kau Cari Palupi?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Judul di atas diambil dari judul film karya penyair kita Asrul Sani lebih dari tiga puluh tahun yang lalu. Hal itu juga ditanyakan banyak orang kepada penulis setahun terakhir ini “Apa yang Kau Cari Gus Dur? Sebagaimana diketahui, penulis tidak pernah menutup-nutupi kejanggalan keadaan dan keanehan keputusan yang diambil oleh para …

Apa yang Kau Cari Palupi? Read More »

Kisah Sebuah Konferensi

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Ketika undangan itu tiba dari sebuah lembaga swadaya masyarakat Internasional di New York, penulis tidak begitu terarik untuk hadir. Undangannya, adalah untuk hadir dalam sebuah konferensi mengenai penyelesaian sengketa yang sudah terlalu berkepanjangan, antara Israel dan Palestina. Sengketa itu sudah ada sebelum Israel lahir sebagai negara, dari zaman mendiang Menachem Begin, …

Kisah Sebuah Konferensi Read More »

Kepala Kerbau: Budayakah Ia?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Beberapa tahun yang lalu penulis diundang mbak Mimis Katoppo, istri bung Aristides yang kini menjadi Pemimpin Umum harian Sinar Harapan. Undangan itu untuk menghadiri “pesta turun kapal” yang dilaksanakan awak kapal pencari ikan, setelah musim laut menjadi tenang kembali. Ternyata “pesta tradisional” dengan upacara membuang kepala kerbau yang sudah dipotong kemudian …

Kepala Kerbau: Budayakah Ia? Read More »

Mengubah Pandangan Sebuah Bangsa

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Pada Ramadhan lalu penulis berkunjung selama beberapa hari ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Semula ia mendarat di Guangzhou (dahulu Kanton), dan menginap semalam di kota tersebut, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Beijing untuk dua malam. Walaupun menurut pihak protokol, penulis hanya dijadwalkan menjadi tamu pada institut masalah-masalah luar negeri (Institute of …

Mengubah Pandangan Sebuah Bangsa Read More »

Arabisasi, Samakah dengan Islamisasi?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Beberapa tahun yang lampau, seorang ulama dari Pakistan datang pada penulis di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta. Pada saat itu, Benazir Buttho masih menjabat Perdana Menteri Pakistan. Permintaan orang alim itu adalah agar penulis memerintahkan semua warga NU untuk membacakan surah Al-Fatihah bagi keselamatan Bangsa Pakistan. Mengapa? Karena mereka …

Arabisasi, Samakah dengan Islamisasi? Read More »

Umat Islam, di manakah Alamatmu?

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Beberapa tahun yang lalu, Sydney Jones menulis sebuah artikel dalam jurnal ilmiah Indonesia, terbitan Univeritas Cornell, di New York. Dalam tulisan itu ia menyebutkan beberapa kali istilah “umat Islam”, yang sebenarnya telah diartikan berbeda-beda oleh para ahli yang berlainan lebih dari 100 tahun lamanya. Penulis juga senantiasa menyatakan, paling tidak kata …

Umat Islam, di manakah Alamatmu? Read More »