Tulisan

Benarkah Kiai Membawa Perubahan Sosial?: Sebuah Pengantar

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Para agamawan sejak dahulu sering dinilai sebagai penghambat bagi kemajuan. Karena tidak ada kemajuan tanpa perubahan, maka mudah saja tudingan jari diteruskan kepada mereka sebagai pihak yang menentang perubahan. Tanpa harus menjadi apologetik, kita dapat merasakan sikap itu dalam ungkapan ‘harus ada kelompok dinamis yang akan memulai modernisasi, walaupun masih ada …

Benarkah Kiai Membawa Perubahan Sosial?: Sebuah Pengantar Read More »

Postra di NU?

Dalam buku ini, predikat Post-Tradisionalis (Postra) dipakaikan kepada siapa saja yang menginginkan perubahan dalam diri Nahdlatul Ulama (NU). Ini tentu saja merupakan persoalan tersendiri yang harus segera diselesaikan. Karena dalam riwayat berdirinya NU ada sebuah aspek yang sama sekali tidak disinggung-singgung oleh Dr. Rumadi, penulis buku ini, yaitu dialog antara agama Islam dan nasionalisme. Dialog …

Postra di NU? Read More »

Hassan Hanafi dan Eksperimentasinya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam tahun 1961 Hassan Hanafi memperoleh hadiah bagi penulisan karya ilmiah terbaik di Mesir. Karya itu adalah Essai sur la methode d’Exegese (Esai tentang Metode Penafsiran), disertasi setebal lebih dari 900 halaman yang diselesaikannya di Universitas Sorbonne (Prancis). Esai demikian tebal dan monumental itu adalah upaya Hassan Hanafi untuk menghadapkan ilmu …

Hassan Hanafi dan Eksperimentasinya Read More »

Martin van Bruinessen dan Pencariannya

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Buku kumpulan tulisan Martin van Bruinessen ini menggambarkan intensitas pencarian kebenaran ilmiah yang sangat menarik yang dilakukan oleh pakar kajian Islam dari negeri Kincir Angin. Selain sebagai sebuah proses berpikir yang benar-benar ilmiah, hasil karya Martin van Bruinessen ini juga mencerminkan sebuah upaya pencarian jati diri yang sangat menarik. Bermula dari …

Martin van Bruinessen dan Pencariannya Read More »

Orientasi Kehidupan Sebuah Masyarakat

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Kitab suci Al-Qur’an menggunakan sebuah rumusan yang sangat pendek mengenai orientasi kehidupan sebuah masyarakat. Dalam pandangan Islam, rumusan itu adalah: “berjihadlah dengan harta-benda-mu” (jaahiduu bi amwaalikum) yang selalu didahulukan dari kata: “dan berjihadlah dengan nyawa-mu” (wa jaahiduu bi anfusikum) dan ungkapan-ungkapan lain yang sejenis. Ini menunjukkan, bahwa dalam pandangan sumber-sumber tertulis …

Orientasi Kehidupan Sebuah Masyarakat Read More »

Konfusianisme di Indonesia

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dilihat dari sudut perkembangan agama, hubungan antara Cina dan Indonesia sejak dahulu kala merupakan perkembangan yang menarik. Sejak abad-abad pertama perkembangan agama Buddha di Indonesia, kita sudah mengenal adanya para pengembara Cina yang mempelajari agama Buddha secara mendalam di Kerajaan Sriwijaya seperti Fa Hin. Kemudian setelah itu kita melihat perkembangan agama …

Konfusianisme di Indonesia Read More »

Mendesentralisasikan Kebudayaan Bangsa

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Kebudayaan sebuah bangsa pada hakekatnya adalah kenyataan yang majemuk atau pluralistik. Hanya sebuah masyarakat yang kecil dapat berkembang tanpa memiliki pluralitas budaya sama sekali, seperti pada masyarakat suku-suku terpencil yang tidak mampu mengembangkan pola hidup. Dari titik tolak yang sudah jelas bahwa pengembangan sebuah pola kehidupan yang diseragamkan atau dengan kata …

Mendesentralisasikan Kebudayaan Bangsa Read More »

Doktrin dan Tembang

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Dalam budaya Jawa, dikenal tembang anak-anak “Lirilir”. Demikian terkenalnya tembang anak-anak itu, sehingga ia sering terdengar dibawakan bocah angon di atas punggung kerbau pada sebuah sawah yang sedang kering kerontang di musim kemarau. Apa yang istimewa dari tembang tersebut, hingga perlu diketengahkan melalui tulisan ini? Apakah penulis kehabisan bahan untuk dibahas, …

Doktrin dan Tembang Read More »

Dicari Perdamaian Perang yang Didapat

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid Peperangan di Irak telah terjadi, dengan pelemparan ratusan buah peluru kendali dari sejumlah alat perang Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Bagi sementara orang, perang itu disebut sebagai penyerbuan (invasi), karena kekuatan militer yang sangat tidak berimbang antara kedua belah pihak. Pada waktu penulis berada di Ann Arbor, di kalangan kampus Universitas …

Dicari Perdamaian Perang yang Didapat Read More »